police

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 November 2012

mekanisme kerja WAP

Mekanisme kerja WAP (Wireless Application Protocol) hampir sama dengan mekanisme kerja Internet. WAP membutuhkan sebuah gateway untuk menjembatani ponsel dengan Internet dalam mengirim dan menerima data. Hal ini sama halnya dengan pengguna komputer yang membutuhkan ISP (Internet Service Provider) sebagai gateway dalam menjembatani komputer dengan Internet. Disamping itu, ponsel yang digunakan juga harus WAP Enabled, artinya ponsel sudah dilengkapi dengan teknologi WAP yang bisa digunakan untuk mengakses Internet. Ada tiga bagian utama dalam mengakses WAP, yaitu perangkat nirkabel yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara, dan server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada dalam server dapat berupa dokumen HTML ataupun WML. Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP. Dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui web browser,
sebelum dibaca melalui WAP browser akan diterjemahkan lebih dahulu oleh gateway agar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP, hal ini dapat dilihat pada Gambar berikut.
Gambar Ilustrasi mekanisme kerja WAP
Dilihat dari Gambar mekanisme kerja dari WAP dapat dijabarkan sebagai berikut:
a. Pengguna menekan tombol ponsel yang terhubung ke suatu alamat di Internet (URL).
b. Ponsel mengirimkan URL Request ke WAP Gateway menggunakan protokol WAP.
c. Gateway menciptakan HTTP Request ke URL yang bersangkutan dan mengirimkannya ke web server.
d. HTTP Request di proses oleh web server. URL tersebut bisa merujuk ke file WAP statis atau digunakan oleh skrip CGI untuk menciptakan suatu WAP Content. Server akan mengambil file ini dan menambahkan HTTP header padanya atau bila URL menspesifikasikan suatu skrip aplikasi, maka server akan menjalankan skrip ini.
e. Web server mengirimkan WML Content yang telah ditambahkan HTTP header.
f. WAP Gateway menverifikasi HTTP header dan WML content, lalu melakukan encode menjadi format biner. Kemudian gateway menciptakan WAP Response yang berisi WML dan mengirimkannya ke ponsel.
g. Ponsel menerima WAP Response dan memproses WML untuk menampilkan isinya. Jika pengguna ponsel ingin melihat suatu halaman web dengan format HTML, gateway akan menerjemahkan halaman tersebut ke dalam format WML. Namun, meskipun dokumen HTML dapat saja diakses melalui ponsel, dokumen WML lebih ditujukan untuk layar ponsel yang kecil. Maka, beberapa perusahaan telah mulai menyiapkan situs WAP disamping situs web yang sudah ada. Seperti halnya menampilkan informasi dari Internet melalui web browser, maka untuk menampilkan informasi WAP dibutuhkan WAP browser. Di dalam ketentuan ponsel, ini disebut sebagai microbrowser. Seperti halnya mengetikkan URL untuk mengakses situs web, dilakukan hal yang sama pula untuk mengakses situs WAP di ponsel. Dengan mengakses web server melalui ISP dan login ke Internet, maka halaman WAP akan dikirimkan dan ditampilkan di layar ponsel.
WAP Gateway
WAP Gateway berfungsi untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel menuju server melalui HTTP Request, dan sebaliknya dari server menuju ponsel melalui HTTP Response. Untuk melihat kemampuan gateway dalam menerjemahkan dokumen sehingga dapat dibaca oleh microbrowser, diagram yang berisi susunan WAP Gateway dapat dilihat Gambar berikut.
Gambar Susunan WAP Gateway

Keterangan dari Gambar Susunan WAP Gateway adalah sebagai berikut:
a. WDP (WAP Datagram Protocol): lapisan (layer) transportasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima pesan/data melalui segala macam pembawa pesan di jaringan, termasuk SMS, USSD (Unstructured Supplementary Service Data), CSD (Circuit Switched Data), dan GPRS.
b. WTLS (Wireless Transport Layer Security): sebuah lapisan keamanan yang menyediakan kemampuan enkripsi, sehingga keamanan transaksi yang dibutuhkan oleh aplikasi seperti e-commerce dapat terpenuhi.
c. WTP (WAP Transaction Protocol): lapisan pendukung transaksi. Lapisan ini menambahkan reliabilitas ke datagram service yang disediakan WDP.
d. WSP (WAP Session Protocol): lapisan yang menyediakan sesi lapisan lightweight untuk efisiensi pertukaran data diantara aplikasi.
e. HTTP Interface: Digunakan untuk melayani penerimaan WAP Content dari Internet menggunakan ponsel.
Untuk lebih jelasnya, gambaran mekanisme kerja WAP Gateway pada jaringan lokal dan Internet dapat dilihat pada Gambar berikut:
Gambar Penggunaan WAP Gateway pada jaringan lokal
Gambar Penggunaan WAP Gateway pada jaringan Internet
Read More..

pengertian kata blogger

Sebenarnya sejauh mana sih kita memahami arti dari kata Blogger ? Sejauh mana kita mengerti apa itu blog dan blogger ? Akibat pemahaman yang salah tentang Blogger, saat ini Komunitas Blogger yang seharusnya menjadi Kekuatan Utama Blog sebagai web 2.0 menjadi sedikit ternoda akibat adanya Blogger- blogger yang saling sinis satu sama lain. Ada yang mengaku diri blogger yang biasa curhat di blognya merasa sinis dan tidak mengakui blogger lain yang kebetulan mengSEOkan dan memonetisasi blognya. Mereka menganggap hanya merekalah blogger dan yang mengSEOkan blog itu bukan blogger melainkan SEOer
Read More..

Pengertian jaringan Internet

Jaringan Internet - Pengertian Jaringan Internet. Teknologi berkembang pesat sehingga ada sebuah slogan yang mengatakan "Dunia di Gemgaman Tangan Anda", salah satu teknologi yang sungguh fenomenal adalah Internet, sebuah Jaringan yang begitu kompleks namun sungguh mengagumkan maka kita sebut sebagai Jaringan Internet. Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.
Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.

Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET (Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56 Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995 ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet berkecepatan tinggi dalam order Gbps.

Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C (MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.

Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force (IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet,  seperti masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society (ISOC) menangani masalah administrasi dan struktur organisasi internet.

Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya. ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.

GAMBAR: Koneksi ke Internet

Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25). Tipe domain standar antara lain:

.com = organisasi komersil
.edu  = institusi pendidikan di Amerika
.ac    = institusi akademik
.gov  = institusi pemerintah
.mil   = organisasi militer
.net   = penyedia akses jaringan
.org   = organisasi non-profit

Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:

.au    =  Australia
.ca    =  Kanada
.id     =  Indonesia
.jp     =  Jepang
.my   =  Malaysia
.sw   =   Swedia
.th     =  Thailand

Sumber : http://teknik-informatika.com/jaringan-internet/
Read More..